Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan

16 Desember 2018

Rewind 2018 of My Life



Awalnya pengin ngetwit di twitter (yaeyalah ngetwit di twitter, masa’ di instagram) tentang pertandingan tottenham vs burnley, tiba-tiba terngiang-ngiang dalam pikiran “kenapa sekarang kalo nonton bola selalu concern dengan strategi permainan dan menganalisanya sedikit-sedikit”. Dan banyak cabang-cabang pikiran berlanjut ketimbang hanya sekadar ingin menuliskan hasil dari sebuah pertandingan. Berhubung sudah masuk pertengahan desember dan barusan juga siang tadi nonton youtube rewind Indonesia 2018 yang menurut saya bagus-bagus aja (lebih ke menghargai sebuah karya ketimbang nyinyir karena saya pun tidak bisa membuat sesuatu yang bisa disetarakan dengan video rewind tersebut). Kenapa malah bahas yutub rewind itu -_-.
Kembali ke alasan tulisan ini dibuat karena kenapa tidak membuat rewind diri sendiri selama 2018, setelah dipikir-pikir pun ada beberapa hal yang layak untuk dituliskan dan dikenang dikemudian hari. Supaya gak lupa apa saja yang mau diceritakan, saya tulis dulu poin-poin utama (supaya gak lupa) kemudian baru diuraikan dan diikat menjadi satu cerita. Tapi tapi tapi. . . . . malas kembali melanda dan jadinya dibiarkan saja poin utama tersebut menjadi sub judul. Kalo mau diikat jadi satu cerita pun takut telompat-lompat karena lupa yang mana duluan yang mana belakangan. Seperti yang mana duluan beli hape atau kacamata, atau duluan mana cat kamar ato cat sekolah.

Kepala botak aka kepala berambut pendek tipis
Tahun baru 2018 diawali dengan niat pengin botak karena gerah dengan rambut panjang atau agak panjang, ditambah dengan mudahnya benda hitam mengkilap ini rontok. Sampai sekarang belum cocok dengan shampoo clear anti rambut rontok, yang jelas tahun depan udah niat itu shampoo bakal gak dibeli lagi (kalo gak kelupaan). Kepala udah botak nih, teman-teman pada heran ngeliat kepala plontos ini. Dikira buang sial karena sudah masuk tahun baru hahahahaha. Bicara tentang rambut, beberapa hari sebelum tulisan ini dibuat ada keinginan untuk kembali memanjangkan rambut. Kali ini dibarengi dengan janggut dan brewok, terinspirasi sama dave grohl sih, keren gitu ngeliatnya. Kebayang juga gimana kalo janggut brewok dipelihara/dipanjangin tapi kepala dibotakin, ya rada-rada ngikut tren akhi-akhi yang hijrah gitu deh. Tapi ndak ah, saya ntar dikira begitu juga (akhi-akhi hijrah itu). Kan janggut brewok gak mesti harus hijrah dulu.

Beli hape untuk nyokap
Ceritanya begini, emak itu beberapa kali balik ke kampung halamannya (samarinda). Selama 2016-2018 ada lah beberapa kali ke samrinda entah itu karena ada saudara yang meninggal atau ada saudara yang menikah. Kemudian pulang-pulang ceritalah emak ini kalo cuma dia aja ni yang gak ada whatsapp-nya. Iya emak gue kalo dihubungi cuma via telepon atau sms aja, hapenya aja masih nokia n73. Semenjak itulah mau belikan emak ini hape, emak ini maunya hape saya yang asus zenfone go. Bukannya gak mau kasih mak, itu kan hapenya gak bagus, biasa aja, jelek. Mending emak sabar aja dulu nanti saya belikan yang baru dan lebih bagus dari asus itu (dalam hatiku begitulah ku berkata-kata). Suka sedih saya kalo emak sering tanya-tanya hape asus ini, iya ditanyain terus “mana hape yosta yang kecil?”, “hapenya bagus ya?”, atau “ajari mamah pake hapenya bah?” T_T iya mak iya, ngerti bah mamah mau punya hape yang ada whatsapp-nya juga. Sabar ya mak. Hari itu pun tiba, harinya ndak ingat, tanggal juga ndak ingat, eh tapi kayaknya itu pas malam takbiran deh, soalnya saya waktu itu kayaknya udah gak ada tarawihan lagi jadi bisa santai aja gitu belanjanya. Kalo gak salah ingat ya, oke abaikan saja. Pokoknya sebelum beli hape tu saya juga kasih tau adek saya kalo mau belikan mamah hape dan saya ajakin mau tambahin uang nggak, gak perlu banyak sebisanya aja gak apa-apa toh kakakmu ini tabungannya masih banyak (waktu itu) sekalian tanya “bagusnya beli hape apa ya?”. Dia bilang oppo aja, kan mamah suka poto-poto. Okelah, oppo. Uangnya pun dia kasih juga. Hape yang saya belikan itu oppo a70, lupa eh a70 ato a73. Yang harganya 2jt ato 2,1jt deh. Yah pokoknya hape sudah dibeli, pulang kerumah juga ditanya “apa tu ta?” kujawablah kalo itu hape dan kutaruh dimeja kecil depan tivi di ruang keluarga. Emak gue pun ternya berpikir kalo hape itu untuk saya pake, dan hape asus nanti bakal dikasi ke dia. Ya ndak lah, ndak layak asus itu untuk mamah pake. Meskipun terhitung hape murah, tapi hape oppo itu layak untuk mamah pake daripada yang asus. Hihihihi begitulah ceritanya

Kacamata baru
Ini masalah tiap tahun sih, belum pernah gitu 2 tahun baru pake kacamata baru. Setahunan lewat berapa bulan gitu paling lama. Kacamata pertama patah pas disamarinda, pokoknya bagian shield-nya gitu udah jabuk. Jadi pas gagangnya dilipat, disitu dia patah dari sambungannya. Kacamata yang kedua juga sama masalahnya, meskipun terbuat dari bahan besi (logam gitu deh pokoknya) tapi ya ternyata tetap bisa patah juga gitu di bagian shield juga. Sama, jabuk karena udah termakan usia. Sebelumnya sih sempat terinjak atau tertindih atau terduduk ato apa gitu tapi akrena terbuat dari logam tentu saja kuat dan tidak mudah patah. Dan emang bagian sambungannya aja tuh yang ndak awet, karena terkena pengaruh cuaca yang dipake kemana-mana dan kena terik matahari dan air hujan dan lain-lain. Sekalin ganti kacamata, sekalian kir juga. Minus pun bertambah seiring semakin giatnya melihat hape karena ketagihan game android -_-. Dan kacamata yang baru dibeli itu pun termasuk mahal, bahannya plastik dibagian frame dan logam dibagian gagang. Gagangnya bisa dilipat kearah yang berlawanan. Wah bagus nih, awet nih kayaknya. Lumayan bisa hemat uang untuk hamper 2 tahun lah mungkin kan. Belum habis 2018 guys, sudah dia patah. Kan bangke. Yang ini bagian shield dan gagang bagus, frame-nya ayng gak kuat broooooo. Tiba-tiba aja dia tepatah sendiri gitu. Tapi masih bisa diakali lah, kasi lem castol sama alteco kelar urusan. Paling ndak bisa hemat sampe tahun depan lah. Eh sehari sebelum ini ditulis dia patah lagi dibagian lain, kan KASAAAAARRRRR!!!!!! Lem alteco bertindak lagi. Nantilah beli lagi yang baru yang murah aja -_- lagi hemat uang soalnya.

Kurban
Bokap nanya “Yosta ada tabungannya kah?” tentu saja kujawab ada, kalo di tau ndak ada habislah aku tuh. “nanti kurban ya?”, iyalah kujawab. “3jt aja tu kurban kambingnya, nanti potong sendiri aja ato bawa kerumah potong daging”. Iyakah kujawab (saya memang kurang cakap kalo berbicara dengan orang tua, jawab seperlunya, maafkan aku anakmu pah mah T_T). “jadi kapan uangnya ta?”. “iya nanti yosta kasih, belum ada ke ATM lagi”. Sampai berapa hari pun ndak sempat singgah-singgah ke ATM. Tenang, uangnya tetap dikasih kok. Alhamdulillah perdana bisa berkurban, semoga tahun depan juga bisa lagi. Dah ah segini aja, ndosah panjang-panjang

Analis amatir piala dunia 2018 RRI
Bagian ini ditulis paling akhir, karena bisa jadi ini yang paling panjang rangkumannya atau bisa juga karena ini bagian yang paling menarik. Kalau mau dilewati dulu dan dibaca paling akhir juga gak apa-apa. Oke, kita mulai ya. Sudah jelas donk waktunya yaitu selama perhelatan piala dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Saya termasuk dari 3 orang yang dipercaya untuk menggunakan headphone dan berbicara didepan microphone sebuah lembaga BUMN yang bergerak dibidang radio yaitu Radio Republik Indonesia. Dengan program ‘Pesta Bola’nya mewajibkan seluruh stasiun RRI yang ada di seluruh Indonesia mengadakan sebut saja nonton bareng, mereka gak mau pake nonton bareng karena tagline mereka adalah pesta bola. Seorang teman (senior juga dulu dikampus) bekerja disitu dan tentu saja tau kalau saya sebagai penggemar AC Milan dan sepakbola tentunya mempunyai cukup informasi untuk bisa diajak duduk bersama di studio dan berbicara banyak tentang sepak bola khususnya piala duia 2018. Sebelum gelaran piala dunia (berikutnya disingkat PD aja) dimulai, bang bije nama senior saya mengajak teman-teman milanisti untuk melakukan review pra-PD. Dari sekian banyak teman-teman yang hadir dan berbicara disitu, saya terbilang orang yang pandai berbicara dan mumpuni untuk bisa diajak besok-besok. “nanti Yosta pas PD datang lagi ya, nanti sama-sama fadil sama biqi juga” kata pria tambun itu hahaha, sori bang. PD pun berlangsung, yang saya lakukan ini adalah analisa sebelum dan sesudah pertandingan. Program acaranya berlangsung dari jam 15.00-16.00 wita, yak sejam kami terus mengoceh tentang sesuatu yang saya senangi yaitu sepakbola. Yang biasa kami lakukan yaitu menganalisa pertandingan yang akan berlangsung, dari pemain yang akan diturunkan, formasi yang akan digunakan, strategi pelatih akan seperti apa, tentu saja bagian yang paling seru yaitu memprediksi hasil dari pertandingan. Siapa yang bakal menang, berapa hasil akhirnya, siapa yang mencetak gol, apakah suarez bakal menggigit pemain lawan lagi. Itu semua kami bahas tuntas selama 30 menit karena 1 hari ada 3 pertandingan di babak penyisihan grup. 30 menit berikutnya, kami membahas hasil dari pertandingan yang sudah berjalan sebelumnya. Gimana hasil akhirnya, apakah sesuai dengan analisa-analisa yang sudah kami ocehkan di hari kemarin. Sebagai referensi analisa kami, saya dan ternyata teman-teman yang lain juga mempunyai referensi yang sama yaitu google yang terhubung  dengan website resmi fifa yaitu fifa.com. disitulah data statistik serta berita terkini, tentang sejarah pertemuan antar tim, data statistik dari para pemain, pelatih, bahkan wasit. Lengkap deh pokoknya, meskipun websitenya berbahasa inggris, dan secara kebetulan juga salah satu analis ini merupakan mahasiswa FKIP jurusan bahasa inggris, satunya merupakan alumnus jurusan yang sama, satu lainnya dari jurusan sastra bahasa indonesia, FYI penyiarnya merupakan alumnus jurusan bahasa inggris juga. Sedikit banyak kami pun paham dengan info yang tersedia di website tersebut. Begitulah hari-hari saya selama perhelatan PD yang bersamaan dengan bulan ramadhan, alhamdulillah ada kegiatan menjelang berbuka. Saya diberitahukan jika pesta bola yang diadakan di halaman gedung RRI bahwa banyak juga penonton yang hadir disitu mendengar siaran kami, “biar sama kayak yang di radio mas, tebak-tebak skor gitu” kata salah satu penonton dengan semangatnya. “oh ternyata memang ada yang dengar juga ya” dalam hatiku berkata. Semenjak itu juga saya semakin semangat untuk memberi analisa-analisa yang sebetulnya bisa ‘disalahgunakan’. Disalahgunakan gimana yos? Disalahgunakan untuk judi bola gitu oleh pendengar, bisa jadi kan meskipun itu ya urusannya mereka sih. Tentu memberi analisa tidak bisa sembarangan, misalnya hasil dari pertandingan tidak serta merta mengatakan “wah tim ini mainnya memang bagus, jadi wajar menang”, atau “tim ini banyak pemain bintang, ya pasti menang lah”. Tidak bisa begitu donk bapak. Tentu hasil bagus atau buruk itu bisa terjadi kenapa? Karena apa? Itulah kenapa saya harus menonton setiap pertandingan yang ada, bahkan saya juga membuat catatan setiap ada momen yang layak untuk dibicarakan. Jadi ketika berbicara tentang prediksi hasil pertandingan, saya punya catatan penting yang ‘bisa’ saja mempengaruhi pertandingan. Dan hasilnya, beberapa tebakan saya memang tepat. Tidak murni tepat karena, tebakan saya tim ini menang, tapi pencetak golnya berbeda (nebak siapa yang cetak memang paling mustahil). Yang paliing mudah ya siapa yang menang, berikutnya berapa skornya. Beberapa prediksi saya juga bisa berlawan dengan narasumber lain, karena tentu saja saya percaya diri dengan catatan saya apalagi didukung dengan fakta-fakta yang ada. Misalnya saya memprediksi di final prancis bakal menang 3-1 lawan kroasia, ternyata skornya lebih banyak yaitu 4-2. Narasumber lain pun tidak berani memberi skor banyak seperti saya, penyiar pun mungkin juga terkaget tapi menyetujui dengan prediksi saya dengan latar belakang skor dari piala dunia 1998. Sebelumnya juga saya memprediksi bahwa kroasia yang maju ke final, dan betul saja kroasia sukses menggulingkan tim inggris yang ‘beruntung’ bisa ke semifinal. PD berakhir bang bije sih bilang rencananya nanti mau adain juga program serupa dengan lingkup sepakbola liga eropa dll. Tapi sih sampai sekarang belum ada kabar, ketika waktu itu tiba saya sih sudah semakin siap karena sekarang kalo nonton bola gak cuma sekadar nonton aja. Tanpa sadar menganalisa jalannya permainan secara alami gitu, mungkin dicurahkan ke twitter lebih banyaknya analisa sedikit itu. Mungkin nanti bisa kali ya kalo gak malas dituliskan dan dimuat di blog sini untuk pertandingan-pertandingan yang saya tonton. Kalo gak malas loh ya.

Youtube
Diawali dengan membuat konten video reaksi di youtube, bersyukur menjelang akhir bulan kanal youtube japan art tarakan sekarang isinya gak hanya video reaksi aja. Ada podcast, cover musik entah itu drum, gitar, atau vokal, review film, dan lain-lain deh. Idenya dari mana? Dari video-video yang ada di youtube yang kemudian terbesit “mending dibikinkan di JAT juga” atau dalam artian lain “bisa nih disesuaikan sama tema JAT”.

Cat kamar
Cat kamar ini kayaknya sebelum puasa kali ya. Iya kali ngecat kamar, dibantu lah sama si panji. Dia memang paling banyak ambil bagian, apalagi bagian atas dekat plapond. Dari yang awalnya warna putih, diganti jadi warna hijau. Kenapa hijau? Untuk obat mata juga, liat yang hijau-hijau gitu kayak tanaman hahaha. Bisa jadi green screen juga wkwkwkwk.

Menggambar tembok kelas
Ini sih sebetulnya proyek nekat bin ujicoba. Faktanya adalah pertama kali saya menggambar ditembok itu pas dibangku SMA, itupun cuma nulis huruf yang sudah dibikinkan sketsanya sama teman dan ukurannya pun kecil aja. Gak bisa dijadiin pengalaman yang bernilai tinggi deh. Dan saya juga beberapa kali yang menyelesaikan konsep desain koreografi gambar untuk milanisti tarakan, iya karena bisa dibuat pake aplikasi desain untuk PC. Yang kalo salah tinggal tekan CTRL Z dan urusan kelar. Kemudian di cat di kain, transisi perpindahan ke kain pun melalui media proyektor. Jadi ndak mungkin salah donk, kecuali dari gambar aslinya yang salah. Entah kenapa saya punya teman yang percaya benar dengan hasil desain/gambar saya, toh saya sekarang berkecimpung di dunia desain digital, bukan seni desain manual (lukis dll). Dan saya pun berpikir mumpung ada kesempatan, hajar saja dah kalo jelek urusan belakang lah sudah, kalo gak dicoba besok-besok ya gak bakal bisa. Dia juga bilang kalau ini proyek gak ada uangnya, yah gak masalah sih toh yang saya incar ini buka uang tapi menguji kemampuan desain saya ini bisa gak diaplikasikan ke tembok atau media apapun selain digital. Teman saya pun memang beranggapan sama, “disini po kemampuan (meng)gambarmu diuji!” ujarnya. Tema yang diminta yaitu menggambar pohon bambu, waduh boleh juga nih. Teman pun meminta buat sketsanya dulu dikertas, ya saya buatlah sketsanya itu tapi agak telat sih karena saya sambil-sambil urus berkas untuk tes CPNS. Saya buat dan saya juga print contoh-contoh gambar pohon bambu untuk dijadikan referensi. Hari pertama ke sekolah pun langsung ngerjain sketsanya sama sok-sok mikir pake cat warna apa aja. Karena catnya dibiayai dari sekolah. Dengan sok-nya saya bilang hijau muda aja sama kuning. Nanti catnya bisa dicampur aja untuk warna gradasinya. Tsahhh, macam pro player broh. Bikin sketsa kasarnya sih gampang, dengan bermodal nonton dari youtube dimulailah proses pewarnaan. “hijaunya dulu po, tindis aja juga gambar pensilnya gak apa-apa tetap keliatan kok nanti” itulah yang kukatakan kepada temanku seyakin-yakinnya. Dia lah yang menyelesaikan warna dasar dari bamboo tersebut, saya ya meneruskan bikin sketsa kasarnya donk. Sembari mengira-ngira selanjutnya bagaimana ya -_-. Lanjut berlanjut sampai hari jumat dan itu merupakan hari terakhir waktu pengecatan yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Hasilnya, bisa dibilang cukup, lumayan, bagus untuk pemula dimata orang awam, anak sekolah, guru-guru. Toh teman saya yang mengajar disitu (teman yang dulu mebuat aib bersama-sama) juga mengatakan seperti itu hahaha. Jikalau ada waktu lebih banyak, dengan berani saya katakana hasilnya bisa jauh lebih baik. Itu sih kata-kata untuk menyemangati diri aja biar gak terlihat buruk hahaha. Btw, itu ada uangnya juga loh. Bagi dual ah kami hasilnya, tapi 70:30 sih baginya…maaf ya kawan.

Tes cpns
Dulu sempat sesumbar PNS tu gak cocok deh sama saya, PNS tu bukan gaya saya. Eh sekarang ikut tes CPNS. Masih dengan gengsinya, “ikut tes Cuma coba-coba aja pengin tau soalnya gimana sih kenapa orang-orang itu susah lulusnya”. Hikmahnya adalah bisa keluar tarakan dan melihat-lihat ibu kota provinsi, itung-itung liburan keluar kota hahaha. Ternyata soalnya memang membingungkan. Good job lah buat yang lulus. Saya gak lulus kok hahaha. Tahun depan kalo ada lagi sih pengin ikut lagi.

Dan tulisan dibuat ketika tottenham spurs vs burnley city berlangsung sampai habis (90 menit), dilanjut lagi dengan internazionale vs udinese berlangsung sampai habis (90 menit), dan berakhir dengan dimulainya babak kedua torino vs juventus (45 menit). Kurang lebih 3 setengah jam lebih untuk menulis beberapa rangkuman penting yang teringat di tahun 2018. Sebetulnya ada juga poin yang lain, tapi terlalu biasa untuk ditulis. Dah ah, capek.

22 Februari 2012

Memahami Pancasila


nich gambar yang saya copy dari web SIAKAD-UBT mengenai nilai saya.
enam mata kuliah paling bawah itu mata kuliah yang saya ulang (iseng2 aja sich ngulang kecuali skripsi)
:scream:
Huhuhu, pagi ini (22 februari 2012 jam 7:55 wite) bingung harus berekspresi seperti apa. Soalnya tadi chat seseorang terus jadinya dimarahin dech. Dimarahin karena udah sering buat salah terus sama dia, maaf maaf. Terus minta maaf soalnya gak enak banget sama dia, udah baik sama saya tapi saya jahatin dia terus. Sekali lagi maaf maaf. Dan akhirnya terus-terusan dimaafkan karena orangnya emang baik banget, hehehe.
Makasih udah mau maafin #tunduk2 ala japanese. Masih dag dig dug habis diomelin. Maaf maaf.....
Nah, eng ing eng!!! taraAAA!!!!!!!!!
Ini nich yang bikin lucu. Sambil ngeprint proposal skripsi, iseng-iseng tadi buka SIAKAD UBT pengen liat nilai-nilai mata kuliah sich (padahal udah tau kalo nilai yang didapat itu ERROR semua).
Eits, apakah anda berpikir bahwa saya orang yang bodoh???
Jawaban anda benar!!! Selamat!!!
Enggak, hanya becanda itu.
Saya ini gak bodoh-bodoh amat kok, si amat aja gak bodoh. Log in dulu ke websitenya, terus klik button nilai. Scroll ke bawah cursornya, dan akhirnya. . . . . . .
Saya pun terkejut sambil senyam senyum gak jelas menahan ketawa. Hahaha. . .
Kenapa??? Ada apa???
Kali ini saya patut berterima kasih sama dosen Fakultas Hukum yang tidak mau disebutkan namanya, padahal gak tau nama dosennya, namanya aja gak tau, apalagi orangnya (karena emang gak pernah masuk sama sekali). Beliau mengajar mata kuliah p*tiiit*a.
Yang mengejutkan itu seprti yang saya bilang tadi, saya itu gak pernah masuk sama sekali mata kuliah yang beliau ajar. UTS dan UAS gak ada hadir. Tugas juga gak pernah dikumpul, jangankan dikumpul, dibikin aja kagak (tau aja gak kok).
Dari semua hal yang tidak pernah saya lakukan itu, saya malah dikasih nilai A.
hohohoho #tertawa sambil kacak pinggang.
Siapa yang gak senang tuch dapat nilai A tanpa berbuat apa-apa. Hahaha!!!
Cukup sekian dan terima kasih.

Arigatou minna!!!
#tunduk2 ala orang jepang
:scream::scream:

27 Desember 2011

My 1st Papercraft

Sudah lama pengen buat papercraft dari dulu, tapi gak pernah kesampaian.
baru-baru aja nich ada motivasi gara-gara nonton dahsyat tanggal berapa yah, antara tanggal 23, 24, 25, ato 26 desember 2011. di acara tersebut tamu undangannya yaitu komunitas penggemar Papercraft yang mereka sebut "PERI" atau "Paper Replika Indonesia".
keren-keren handmade para anggotanya, kebanyakan sich replika yang dibuat tokoh-tokoh anime atau manga seperti doraemon dll.

ini dia papercraftku yang pertama dibuat....
buatnya sich 2 hari, yang bikin sulit itu apa ya sebetulnya....
maklum sich, coz desain sendiri gambarnya... jadi masih ada juga beberapa kesalahan yang dibuat...
seperti panjang lebarnya kertas yang tidak sinkron, terus apa lagi ya. mungkin sich cuma itu aja, soalnya gak ribet-ribet amat sich ini. amat aja gak ribet kok. bentuknya cuma kotak-kotak doank. jadi ya gitu dech.
tadi siang diliat si mieauw, terus mieauw minta papercraftnya. ntar bikin lagi, 1 untuk dia...hohoho





20 Desember 2011

Udah Lama Gak Posting

lama banget gak update tulisan dan kawan-kawannya....
banyak cerita yang pengen diceritakan, tapi gak sempat aja tuk menuangkannya dalam cangkir kertas yang kosong....
lain kali aja nulisnya, hehehe

26 Januari 2011

Hari Pertama Ngajar Udah ada Yang ribut

Kacau balau nih ngajar anak SMA. Susah betul diatur tingkahnya. Ya begitulah setidaknya ungkapan waktu baru pertama kali masuk mengajar anak SMA kelas X. Bukan karena gak ada pengalaman mengatasi murid, tapi emang anaknya yang bengal-bengal. Bisa dimaklumilah kan mereka baru beranjak remaja yang masih mencari jati diri. Search aja kale kalo jati dirinya gak dapat.
Jadi begini, diceritakan bahwa Muhammad Yosta Novthami sedang melaksanakn salah satu tugas kuliahnya yaitu Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Hari selasa tanggal 18 januari 2011 mahasiswa yang berjumlah empat orang dengan jenis kelamin laki-laki diantar oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT). 2 orang program studi Bahasa Inggris, 1 orang Sastra Indonesia, dan 1 orang Pendidikan Biologi. Nah, setelah diserahkan kepada pihak sekolah, ditinggallah kami sendiri disekolah tuh gak tau mau ngapaen. Untungnya sekolahnya adalah sekolah waktu saya SMA dulu. Macam pernah sekolah aja, hahaha. Jadi beberapa guru yang pernah mengajar saya masih ingat dengan saya, saya kan artis terkenal gitu loh. Hohoho.
Bel istirahat bunyi, ketemu deh ma guru pamong. Sama guru pamong saya dikasih kewajiban untuk mengajar kelas X, yaitu X-C dan X-F pada hari selasa. Sedangkan teman saya ngajar kelas XI Ips I dan XI Ipa I. Wah, enak dia tuh dapat yang kelas dua, bisa cuci mata. Hehehe, dasar guru mesum. Kebetulan pada hari itu juga kelas yang akan saya ajar ada pelajaran bahasa inggris, jadi saya langsung aja observasi kelas yang akan saya ajar nanti.
Selama satu minggu kedepan saya observasi kelas terus, meskipun gak ada jam ngajar kami harus terus stand by di sekolah. Arahan dari UPT tuh, padahal ngajar Cuma hari selasa doank. Cuape deh waktu terbuang percuma.
Selasa, 25 januari 2011. Nah nah nah, ini waktunya saya mengajar setelah selama 1 minggu observasi cewek-cewek SMA. Hahaha. Jam 1 – 2 masuk di kelas X-C, waktu SMA dulu saya juga kelas X-C. Kayak apa sih anak-anaknya sekarang. Pertama masuk kelas sih, keliatannya anak-anaknya baik, penurut, lumayanlah gak bikin tekanan. Ternyata emang sesuai dugaan saya, alhamdulillah kelas ini lolos dari perkiraan. Opo toh lolos dari perkiraan, gaje.
Pada jam 7 – 8 giliran kelas X-F yang saya ajar, tengah siang bolong tuh ngajar. Nguantuk banget saya dapatnya. Iya ngantuk awalnya, pas ditengah-tengah perkenalan saya naik pitam ada anak yang nyaris berantem. Becandaan tapi kelewatan, jadi teman yang dicandain itu marah terus mau ngantam temannya itu. Mau gak mau lah udah saya harus teriak biar mereka diam. Betul-betul mereka nih cari masalah sama saya, sepertinya minggu depan harus keras deh mengajar nih kelas. Daripada saya yang ditindas mereka, bagus menggertak mereka dulu kan.

10 Januari 2011

1 Tugas, 3 Makul

Lah, kok bisa??? Ya tentu saja bisa donkz, namanya aja dunia perkuliahan. Apa sih yang gak mungkin di jaman secanggih sekarang ini. Nah, kenapa bisa ada satu tugas untuk tiga mata kuliah. Tugas apa sih emangnya???
Nah ini dia, tugasnya tuh buat Research Proposal lengkap dengan emblem-emblemnya yang bla bla bla. Ada halaman judul, halaman pengesahan, daftar tabel kalo emang dalam proposalnya ada tabelnya. Wah repot deh pokoke nih tugas. Untungnya Cuma satu aj, kalo masing-masing mata kuliahnya tugasnya beda-beda bisa gempor nih badan ngerjainnya. Cuape deh. Ternyata saya harus menarik lagi ucapan yang sempat saya tuangkan dalam gelas kemarin, dalam postingan saya sebelumnya. Semua mata kuliah saya ternyata menyumbangkan tugas2 yang menumpuk rupanya. Grammar, yang kemarin saya bilang gak ada tugas, eh malah disuruh ngerangkum buku sebanyak 2 bab. Wah, dikumpul pas uas lagi, uas mulai tanggal 10 januari. Nih udah tanggal berapa buuu, kenape belum dibuat-buat tuh tugas-tugas. Sempat-sempatnya tulis postingan tuh nah, tanggal berapa nih, nah, tanggal 10 udah nih ngokngok. Sibuk-sibuk-sibuk. Selain kuliah, bukannya sombong sih, gue juga ketua umum dari UKM-Pers. Buletin terbit tiap 2 minggu sekali, nih harusnya hari ini udah terbit sih. Tapi baru selesai pagi ini ngeditnya, tinggal di print aj. Urusan ngeprint sih bukan urusan gue. Cape nih bos mau istirahat dulu. Hahaha. Bos gak bener nih.

23 Desember 2010

Duniaku hari ini, My Lifes Today

09.30 23 Desember 2010
Waahhh, kacau hidup gue banget hari ini. Ngerjain tugas yang menumpuk kayak sampah di TPA Aki Balak aja. Semua mata kuliah dari semester ini seperti Research, Discourse Analysis, Speaking 3, Computer Literacy, Seminar Pendidikan, Intro to Thesis Writing, dan Second Language Acquisition turut menyumbang tugas yang semakin membuatku GILA!!!!! Hanya mata kuliah Grammar 3 saja yang tidak menambah beban kuliahku di semester 7.
Niatnya sih pada tanggal 22 desember mau ngerjain tugas Intro Thesis Writing, tugasnya sih simpel aja. Hanya membuat outline dari sebuah skripsi. Meskipun hanya outline, judul skripsi yang akan dibuat juga gak bisa sembarangan. Toh kalau mau diseriusin, tugas yang hanya outline ini bisa dikembangkan menjadi skripsi utuh.
Seperti biasa, dalam mengerjakan tugas itu mahasiswa selalu menggunakan jurus CEPE’ kata pak muslimin kanafi. Tau cepe’ tu apa??? Copy Paste bah katanya. Tusuk flash, connect, buka deh Mbah Google yang paling informatif. Kasi masuk deh keyword, “Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Menengah Umum dalam Berbahasa Inggris”. Itu sih judul paling sederhana untuk sebuah skripsi yang tidak dibuat dengan serius. Hanya untuk memenuhi tugas kuliah aja kan.
Dapat artikelnya, langsung deh cepe’ no jutsu digunakan. Nah, satu tugas udah selesai. Gak terasa kalo udah jam 1 tengah malam, weehhh ternyata uda tanggal 23 desember. Padahal ngerjain tugasnya dari jam 9 tuh. Ngenet kalo gak buka pesbuk kan gak pooolllll rasanya. Begitu deh jadinya, banyak buka pesbuk daripada cari tugas kuliah itu.
Rencana berikutnya mau ngerjain tugas Second Language Acquisition sih, langsung deh ketik keywordnya “Learning Strategies”. Begitu liat hasil searchnya gak memuaskan, tanpa pikir panjang langsung gue tutup aja tab googlenya.
Liat lagi deh pesbuk gue yang kueyen buanget itu Yosta De Schizophrenia. Status pertama yaitu, “saatnya berubah malam ini”. Menjadi manusia yang iseng “naJAILbillah” (naudzubillah). Korban utama sih pasti teman2 yang juga sedang ngerjain tugas yang sama. Kasi jatuh mental dengan komen status “Chiyeee ud selesai eh dy punya tugas, boreraaa....” langsung puanas tuh teman gue “asseeemmmmm, bru bab1 Tau yg slsai”. Hahaha, kena deh dia gue isengin.
Korban berikutnya sohib gue yang baru sore tadi kasi masuk berkas PPL-nya, namun uda dapat warning coz ada mata kuliah wajib yang harus dituntaskan. Saking frustasinya, statusnya “butuh sedikit motivation, telpon chyank dlu ah”. Langsung deh dikoment “chiyeeee, uda punya cewek dia eh...boreraaaa”. gak lama ada tuh benda berwarna merah di bagian pemberitahuan. Gua klik, Nana Alfian Anggara mengomentari status Ssi Iwan. Jiiaaahhh, malah kakaknya yang bales. Isi komentnya “kalo belum dikenalin belum sah itu”. Hahaha, kasiman deh loh iwan. Harus dikenali dulu ma keluarganya kalo mau direstui tuh ceweknya.
Korban yang terakhir sih cewek gaze yang menyebut dirinya J-RockStar Samarinda. Gimana gak gaze, akun pesbuk aja ada tiga. Untuk apa coba akun banyak2??? Mau komen2an dgn msing2 akun??? Ada2 aja dah. Gue kan tulis status “nonton one pieceEEEE!!!!!” dia komen “baca SLA tuh nah”. Kemudian lanjut deh saling balas komen dan sempat terhenti karena dia tulis “mbabi”. Dari sore itu terus yang dia bilang. Gue balas deh “mudah2n keterusan sampe besok pas presentasi tuh mbabi”. Terus terus terus kena dia, gue sih orangnya cuek buebek abis. Kalo teman2 komen satus gue, gak pernah gue tanggepin. Nah ini gue status komen gue sampe 32 komentar tuh di status gue. Dia bingung, ini pasti bukan yosta kan tulisnya. Gue bales aja, ini yosta. Kena deh dia, dia pikir, dia yang paling hebat. Loh, kok jadi lagunya sherina sih. Dia pikir teman gue yang balas koment-komentnya. Maklum, kemaren2 pesbuk gue selalu dikerjain ma teman2 gue, login dengan akun gue en nulis status yang enggak-enggak.
Pas uda bosan ngerjain orang, mata gue tertuju pada sebuah judul iklan VivaNews.com dengan gambar Cristian Gonzales. So pasti gue klik aja tuh, langsung deh meluncur ke forum vivanews. Banyak tuh yang dibahas, mulai dari rakyat dukung malaysia klaim nurdin halid, malaysia mengklaim Irfan Bachdim, malaysia akan naturalisasi pemain sekelas Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi (sombong banget).
Keasikan baca2 artikel itu, lagi2 gak terasa kalo uda jam setengah 2 (1.30). malah dapat blog yang postingannya lucu2. Lanjut deh baca2 lagi sampe jam 4. Uda suntuk banget tuh jadinya berjam-jam baca postingan sambil cekikikan sendiri tengah malam. Status pesbuk gue pun berisi potongan kata dari postingan2 yang gue baca. Bosan, boring, suntuk, jenuh (sebetulnya sih sama aja tuh makna kata2nya). Jam setengah 4 gue sms pacara gue, “yank, uda bangun blum...papah mau nelpon nih”. Gak ada balesan, gue telpon aja deh. Gak diangkat, berarti masih tidur. Gue tidur aja lah daripada uda gak ada yang dikerjakan.
Sebelum tidur, setel alarm di hp nexian gue jam 8 coz kuliah jam 9.45. Takut ketiduran jadinya pasang alarm tuk jaga2. Paginya gue gak nyangka kalo yang bangunin gue pagi2 tuh bukan bunyi alarm tadi, tapi bunyi sms hp gue yang nokia 6020 “you have one message yosta” dengan suara robot jam 7.53. Gue pikir sih paling teman gue yang biasa jemput gue gitu, gak taunya malah dari chayank dita. Isi pesannya “yank telpon lagi donk”, langsung aja gue telpon meskipun mata masih agak ketutup. Halooo, napa yank bilangnya, gue bilang aja kangeeennn, dengan nada yang mengantuk-ngantuk karena masih setengah tidur. Terus deh berlanjut lanjut lanjut telponannya. Gue tanya kapan dia kesini (gue pacaran jarak jauh ma dia), dia bilang bulan januari atau gak februari. Langsung deh senyum terpancar dari bibir gue mengalahkan pancaran sinar mentari (lebaaayyyy banget). Ada harapan bakal ketemu ma dia yang uda lama ditunggu2 kehadirannya. Sambil liat jam nih nelponnya coz takut keasikan nelpon, tau2 uda jam 8.30. bisa telat nih kalo gak mandi sekarang. Ijin deh ma chayank kalo mau mandi mau siap2 kuliah. Dia malah bilang gak usah kuliah, dasar mamah chayankku nih suka becanda kayak gitu.
Langsung aja pergi mandi, cepat2 secepat Valentino rossi. Selesai mandi pake pakaian kasi masuk laptop dalam tas, en tiitttt tiiittt pas nih teman gue uda datang. Nyokap kasi uang 450rb buat bayar uang PPL plus 20rb buat uang saku.
Sebelum kekampus singgah dulu tempat pacarnya teman gue nih, dia mau ngeprint tugas yang tadi malam dikerjain tuh sampe subuh. Sedangkan gue entar2 aja ngeprintnya toh mata kuliahnya yang terakhir kok (pikiran orang yang selalu ngeremehin sesuatu, hohoho). Chau dari selesai ngeprint, samoe kampus, parkir motor, naek ke lantai 2 FKIP UBT ternyata belum masuk toh mata kuliah Seminar pendidikan. Sesuai jadwal, gak lama masuk tuh mata kuliahnya dengan dosen yang udah siap didalam kelas. Ada 2 grup yang presentasi hari ini, dan dua-duanya tak kuhiraukan. Lagi asik bekesah ma teman disebelah en stres mikirin topik yang harus disampaikan saat mata kuliah Second Language Acquisiton nanti. Selesai jam Seminar Pendidikan, masuklah dosen SLA dikelas yang sama. Langsung kelompok yang akan presentasi duduk dimeja bagian depan. Gue duduk paling pojok coz paling dekat dengan tempat duduk gue sebelum maju tadi.
Presentasi pun dibuka oleh moderator, speaker pun satu persatu dipersilakan untuk menjelaskan topiknya (gue dapat bagian akhir, jadi yang terakhir yang menjelaskan), tibalah giliran Muhammad Yosta Novthami dengan NPM 07601010025 untuk menjelaskan tentang “Learning Strategies”. Dengan sedkit kuatir dan gugup, gue mampu menjelaskan topik gue dengan baik dan benar. Hahaha, tertawa puas rasanya. Sesi pertanyaan pun dibuka dengan dua pertanyaan saja (biar gak banyak makan waktu). Selesai presentasi, giliran kelompok berikutnya yang presentasi. Cuekin aja toh gue udah maju kok, hehehe. Selesai presentasi, dosen pun mengumumkan nama2 yang kurang aktif dalam presentasi. Yang namanya disebut akan ujian dengan dosen secara face to face. Alhamdulillah nama gue gak disebutkan, meskipun pada presentasi kelompok lain gue hanya diam saja, tapi pada presentasi sebelum-sebelumnya gue cukup aktif dengan mengajukan pertanyaan pada setiap kelompok yang presentasi.
Kalau kalian mau dapat nilai bagus, aktiflah dalam setiap presentasi dengan mengajukan pertanyaan. Tanyalah dengan bobot yang bagus, jangan pertanyaan yang sudah ada jawabannya malah ditanyain.
Selesai SLA, gue rencananya sih mau ngeprint KHS gue tuk melengkapi berkas2 PPL gue. Habis ngeprint lanjut makan bareng teman, tapi ada teman yang mau poto dulu 3x4 dulu sebelum makan. Terpaksa deh temanin dulu baru pergi makan.
Sumpreeetttt, lama banget nunggu hasil potonya tuh jadi mana cacing di perut udah pada konser rock semua lagi kepanasan pula. Lengkap udah penderitaan. Mau 30 menit tuh nunggu potonya akhirnya jadi juga. Langsung aja pergi ke MANDOR, warung makan dengan menu utama nasi lalap. Ambil tempat duduk, pesan makanan, ngoborl2 sejenak, makan datang, langsung dilahap, Minuman datang, langsung dibantai tuh sampe sisa setengah. Haus banget seharian gak makan ditambah dengan cuaca yang terik sekali membuat dehidrasi berat. Udah kenyang habis makan, pergi kekampus mau ngumpulin berkas PPL ma mau masuk kuliah. Sampai dikampus, tempat pertama yang dituju adalah kantor UPT tempat berkas dikumpulkan, tempat kedua kelas microteaching dengan mata kuliah Intro to Thesis Writing. Pas masuk, teman2 pada bilang “udah mau selesai yos”. Dengan cueknya gue terus aja masuk dan duduk paling depan. Selang 15 menit kuliah selesai dengan tambahan tugas baru (tugas mulu deh). Biasanya sih habis kuliah langsung pulang, tapi ada sedikit masalah dengan teman yang berkas PPLnya bermasalah. Harus temanin dia negosiasi dengan dosen, masalah sedikit terpecahkan dengan catatan ada surat rekomendasi dari kaprodi. Iseng2, temanin dosen yang sedang sibuk membagi penempatan mahasiswa yang akan PPL ke skolah2. Gak taunya malah gue dan teman saya yang mengatur pembagiannya dan dosennya yang mengetik. Hahaha...
Urusan selesai dengan dunia kampus, beranjaklah kami pulang kerumah masing2. Yang jelas gue diantar dulu kermuah gue, baru teman gue pulang kerumahnya. Pulang, makan, gak mandi udah tuh kalo pulang sore, nonton naruto en one piece, buka laptop, menulis cerita ini en online lagi deh seperti biasa.

2 Februari 2010

Graffiti on Odejepe Radar Tarakan

ini adalah berita saya waktu UKM-Pers Universitas Borneo Tarakan mengadakan pelatihan jurnalistik pada agustus 2007 dengan konsep ODJP (One Day Journalist Practice) para peserta diberikan waktu untuk mencari dan meliput berita di seputaran kota Tarakan.

GRAFFITI: SENI YANG SALAH TEMPAT

Seni menggambar graffiti adalah sebuah kesenian yang sedang menjadi trend anak-anak muda Indonesia khususnya anak-anak Tarakan. Graffiti lebih digemari oleh anak-anak muda yang berjenis kelamin laki-laki, karena seni menggambar yang satu ini tidak mengenal aturan dalam pembuatannya. Pembuatan graffiti hanya perlu kekreatifan dari pembuatnya agar terlihat menarik untuk dipandang. Kesenian yang menular dari kebudayaan barat ini digandrungi oleh anak-anak muda karena alat yang digunakan untuk membuat graffiti sangat mudah didapat dan harganya yang terjangkau seperti pilox dan cat air.
Namun, keindahan dari kesenian ini tercemar karena media tempat yang digunakan tidak pada tempatnya. Media yang digunakan untuk membuat graffiti adalah tembok atau dinding bangunan. Para pembuat graffiti sering menggambar di tembok-tembok atau dinding bangunan tengah kota yang menurut pendapat beberapa orang hal itu sangat mengurangi keasrian dan keindahan daerah tersebut. Inilah pro dan kontra mengenai seni menggambar graffiti, ada yang menyukai hasil karya seni tersebut dan ada yang tidak menyukai dikarenakan salah dalam media tempat untuk membuatnya.

jangan lupa komentar, kritik, atau sarannya yooo... thnx :)