23 Februari 2011
1 Februari 2011
26 Januari 2011
Hari Pertama Ngajar Udah ada Yang ribut
Kacau balau nih ngajar anak SMA. Susah betul diatur tingkahnya. Ya begitulah setidaknya ungkapan waktu baru pertama kali masuk mengajar anak SMA kelas X. Bukan karena gak ada pengalaman mengatasi murid, tapi emang anaknya yang bengal-bengal. Bisa dimaklumilah kan mereka baru beranjak remaja yang masih mencari jati diri. Search aja kale kalo jati dirinya gak dapat.
Jadi begini, diceritakan bahwa Muhammad Yosta Novthami sedang melaksanakn salah satu tugas kuliahnya yaitu Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Hari selasa tanggal 18 januari 2011 mahasiswa yang berjumlah empat orang dengan jenis kelamin laki-laki diantar oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT). 2 orang program studi Bahasa Inggris, 1 orang Sastra Indonesia, dan 1 orang Pendidikan Biologi. Nah, setelah diserahkan kepada pihak sekolah, ditinggallah kami sendiri disekolah tuh gak tau mau ngapaen. Untungnya sekolahnya adalah sekolah waktu saya SMA dulu. Macam pernah sekolah aja, hahaha. Jadi beberapa guru yang pernah mengajar saya masih ingat dengan saya, saya kan artis terkenal gitu loh. Hohoho.
Bel istirahat bunyi, ketemu deh ma guru pamong. Sama guru pamong saya dikasih kewajiban untuk mengajar kelas X, yaitu X-C dan X-F pada hari selasa. Sedangkan teman saya ngajar kelas XI Ips I dan XI Ipa I. Wah, enak dia tuh dapat yang kelas dua, bisa cuci mata. Hehehe, dasar guru mesum. Kebetulan pada hari itu juga kelas yang akan saya ajar ada pelajaran bahasa inggris, jadi saya langsung aja observasi kelas yang akan saya ajar nanti.
Selama satu minggu kedepan saya observasi kelas terus, meskipun gak ada jam ngajar kami harus terus stand by di sekolah. Arahan dari UPT tuh, padahal ngajar Cuma hari selasa doank. Cuape deh waktu terbuang percuma.
Selasa, 25 januari 2011. Nah nah nah, ini waktunya saya mengajar setelah selama 1 minggu observasi cewek-cewek SMA. Hahaha. Jam 1 – 2 masuk di kelas X-C, waktu SMA dulu saya juga kelas X-C. Kayak apa sih anak-anaknya sekarang. Pertama masuk kelas sih, keliatannya anak-anaknya baik, penurut, lumayanlah gak bikin tekanan. Ternyata emang sesuai dugaan saya, alhamdulillah kelas ini lolos dari perkiraan. Opo toh lolos dari perkiraan, gaje.
Pada jam 7 – 8 giliran kelas X-F yang saya ajar, tengah siang bolong tuh ngajar. Nguantuk banget saya dapatnya. Iya ngantuk awalnya, pas ditengah-tengah perkenalan saya naik pitam ada anak yang nyaris berantem. Becandaan tapi kelewatan, jadi teman yang dicandain itu marah terus mau ngantam temannya itu. Mau gak mau lah udah saya harus teriak biar mereka diam. Betul-betul mereka nih cari masalah sama saya, sepertinya minggu depan harus keras deh mengajar nih kelas. Daripada saya yang ditindas mereka, bagus menggertak mereka dulu kan.
Jadi begini, diceritakan bahwa Muhammad Yosta Novthami sedang melaksanakn salah satu tugas kuliahnya yaitu Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Hari selasa tanggal 18 januari 2011 mahasiswa yang berjumlah empat orang dengan jenis kelamin laki-laki diantar oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT). 2 orang program studi Bahasa Inggris, 1 orang Sastra Indonesia, dan 1 orang Pendidikan Biologi. Nah, setelah diserahkan kepada pihak sekolah, ditinggallah kami sendiri disekolah tuh gak tau mau ngapaen. Untungnya sekolahnya adalah sekolah waktu saya SMA dulu. Macam pernah sekolah aja, hahaha. Jadi beberapa guru yang pernah mengajar saya masih ingat dengan saya, saya kan artis terkenal gitu loh. Hohoho.
Bel istirahat bunyi, ketemu deh ma guru pamong. Sama guru pamong saya dikasih kewajiban untuk mengajar kelas X, yaitu X-C dan X-F pada hari selasa. Sedangkan teman saya ngajar kelas XI Ips I dan XI Ipa I. Wah, enak dia tuh dapat yang kelas dua, bisa cuci mata. Hehehe, dasar guru mesum. Kebetulan pada hari itu juga kelas yang akan saya ajar ada pelajaran bahasa inggris, jadi saya langsung aja observasi kelas yang akan saya ajar nanti.
Selama satu minggu kedepan saya observasi kelas terus, meskipun gak ada jam ngajar kami harus terus stand by di sekolah. Arahan dari UPT tuh, padahal ngajar Cuma hari selasa doank. Cuape deh waktu terbuang percuma.
Selasa, 25 januari 2011. Nah nah nah, ini waktunya saya mengajar setelah selama 1 minggu observasi cewek-cewek SMA. Hahaha. Jam 1 – 2 masuk di kelas X-C, waktu SMA dulu saya juga kelas X-C. Kayak apa sih anak-anaknya sekarang. Pertama masuk kelas sih, keliatannya anak-anaknya baik, penurut, lumayanlah gak bikin tekanan. Ternyata emang sesuai dugaan saya, alhamdulillah kelas ini lolos dari perkiraan. Opo toh lolos dari perkiraan, gaje.
Pada jam 7 – 8 giliran kelas X-F yang saya ajar, tengah siang bolong tuh ngajar. Nguantuk banget saya dapatnya. Iya ngantuk awalnya, pas ditengah-tengah perkenalan saya naik pitam ada anak yang nyaris berantem. Becandaan tapi kelewatan, jadi teman yang dicandain itu marah terus mau ngantam temannya itu. Mau gak mau lah udah saya harus teriak biar mereka diam. Betul-betul mereka nih cari masalah sama saya, sepertinya minggu depan harus keras deh mengajar nih kelas. Daripada saya yang ditindas mereka, bagus menggertak mereka dulu kan.
13 Januari 2011
Linkin Park - Waiting for The End
This is not the end
This is not the beginning,
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violent rhythm
Though the words sound steady
Something empty's within 'em
We say Yeah!
With fists flying up in the air
Like we're holding onto something
That's invisible there,
'Cause we're living at the mercy of
The pain and the fear
Until we dead it, Forget it,
Let it all disappear.
Waiting for the end to come
Wishing I had strength to stand
This is not what I had planned
It's out of my control....
Flying at the speed of light
Thoughts were spinning in my head
So many things were left unsaid
It's hard to let you go...
(Oh!) I know what it takes to move on,
(Oh!) I know how it feels to lie,
All I wanna do
Is trade this life for something new
Holding on to what I haven't got
Sitting in an empty room
Trying to forget the past
This was never meant to last,
I wish it wasn't so...
(Oh!) I know what it takes to move on,
(Oh!) I know how it feels to lie,
All I wanna do
Is trade this life for something new
Holding on to what I haven't got
What was left when that fire was gone?
I thought it felt right but that right was wrong
All caught up in the eye of the storm
And trying to figure out what it's like moving on
And i don't even know what kind of things I've said
My mouth kept moving and my mind went dead
So, picking up the pieces, now where to begin?
The hardest part of ending Is starting again!!
All I wanna do
Is trade this life for something new
Holding on to what i haven't got...
This is not the end
This is not the beginning,
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violet rhythm
Though the words sound steady
Something empty's within 'em
(Holding on to what i haven't got)
We say Yeah!
With fists flying up in the air
Like we're holding onto something
That's invisible there,
'Cause we're living at the mercy of
The pain and the fear
Until we dead it, Forget it,
Let it all disappear
(Holding on to what i haven't got!)
This is not the beginning,
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violent rhythm
Though the words sound steady
Something empty's within 'em
We say Yeah!
With fists flying up in the air
Like we're holding onto something
That's invisible there,
'Cause we're living at the mercy of
The pain and the fear
Until we dead it, Forget it,
Let it all disappear.
Waiting for the end to come
Wishing I had strength to stand
This is not what I had planned
It's out of my control....
Flying at the speed of light
Thoughts were spinning in my head
So many things were left unsaid
It's hard to let you go...
(Oh!) I know what it takes to move on,
(Oh!) I know how it feels to lie,
All I wanna do
Is trade this life for something new
Holding on to what I haven't got
Sitting in an empty room
Trying to forget the past
This was never meant to last,
I wish it wasn't so...
(Oh!) I know what it takes to move on,
(Oh!) I know how it feels to lie,
All I wanna do
Is trade this life for something new
Holding on to what I haven't got
What was left when that fire was gone?
I thought it felt right but that right was wrong
All caught up in the eye of the storm
And trying to figure out what it's like moving on
And i don't even know what kind of things I've said
My mouth kept moving and my mind went dead
So, picking up the pieces, now where to begin?
The hardest part of ending Is starting again!!
All I wanna do
Is trade this life for something new
Holding on to what i haven't got...
This is not the end
This is not the beginning,
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violet rhythm
Though the words sound steady
Something empty's within 'em
(Holding on to what i haven't got)
We say Yeah!
With fists flying up in the air
Like we're holding onto something
That's invisible there,
'Cause we're living at the mercy of
The pain and the fear
Until we dead it, Forget it,
Let it all disappear
(Holding on to what i haven't got!)
Linkin Park - Empty Spaces
I am not a pattern that we follow
The pill that I'm on is a tough one to swallow
I'm not a criminal not a role model
Not a born leader I'm a tough act to follow
I am not the fortune and the fame
Or the same person telling you to forfeit the game
I came in the ring like a dog on a chain
And found out the underbelly's sicker than it seems
And it seems ugly but it can get worse
Because even a blueprint is a gift and a curse
Because once you get a theory of how the thing works
Everybody wants the next thing to be like the first
And I'm not a robot. I'm not a monkey
I will not dance even if the beat's funky
Opposite of lazy, far from a punk
Stop talking and start trying to catch up motherfucker
And all the people say
Try and catch up motherfucker
Pac said money changes situation
Big said it increase the complication
Kane said don't step I ain't the one
Chuck said an uzi weighs a motherfucking tone
And I'm just a student of the game that they taught me
Rocking every stage and every place that they brought me
I'm awfully underrated but pay me to correct it
And so it ain't mistaken I'm gonna state it for record
I am the opposite of where I got this
A weak opposite, a slack sending them
A heat sending them
A crack closest to a peak
Far from a punk
Ya'll better start trying to catch up motherfucker
And all the people say
Try and catch up motherfucker
But when they come for me
Come for me, I'll be gone
But when they come for me
Come for me, I'll be gone
But when they come for me
Come for me, I'll be gone
And all the people say
Try to catch up motherfucker
And all the people say
Try to catch up motherfucker
The pill that I'm on is a tough one to swallow
I'm not a criminal not a role model
Not a born leader I'm a tough act to follow
I am not the fortune and the fame
Or the same person telling you to forfeit the game
I came in the ring like a dog on a chain
And found out the underbelly's sicker than it seems
And it seems ugly but it can get worse
Because even a blueprint is a gift and a curse
Because once you get a theory of how the thing works
Everybody wants the next thing to be like the first
And I'm not a robot. I'm not a monkey
I will not dance even if the beat's funky
Opposite of lazy, far from a punk
Stop talking and start trying to catch up motherfucker
And all the people say
Try and catch up motherfucker
Pac said money changes situation
Big said it increase the complication
Kane said don't step I ain't the one
Chuck said an uzi weighs a motherfucking tone
And I'm just a student of the game that they taught me
Rocking every stage and every place that they brought me
I'm awfully underrated but pay me to correct it
And so it ain't mistaken I'm gonna state it for record
I am the opposite of where I got this
A weak opposite, a slack sending them
A heat sending them
A crack closest to a peak
Far from a punk
Ya'll better start trying to catch up motherfucker
And all the people say
Try and catch up motherfucker
But when they come for me
Come for me, I'll be gone
But when they come for me
Come for me, I'll be gone
But when they come for me
Come for me, I'll be gone
And all the people say
Try to catch up motherfucker
And all the people say
Try to catch up motherfucker
12 Januari 2011
Penyiar Voice of Borneo (VOB)
Sekilas Info
Radio Kampus Universitas Borneo Tarakan dengan frekuensi 107.20 atau yang biasa kita sebut dengan Voice of Borneo (VOB) sedang mencari penyiar dengan syarat utama:
MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN
(Yang dibuktikan dengan fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa)
Bagi yang berminat, bisa langsung datang ke Studio Radio Kampus di Gedung Rektorat Lantai 6 pada pukul 11.30 s/d 13.30.
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 27 Desember 2010 hingga 29 Januari 2011 (Senin-Jum’at)
Contact Person
Oscar (085347030851)
Suriana (085247580780)
Radio Kampus Universitas Borneo Tarakan dengan frekuensi 107.20 atau yang biasa kita sebut dengan Voice of Borneo (VOB) sedang mencari penyiar dengan syarat utama:
MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN
(Yang dibuktikan dengan fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa)
Bagi yang berminat, bisa langsung datang ke Studio Radio Kampus di Gedung Rektorat Lantai 6 pada pukul 11.30 s/d 13.30.
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 27 Desember 2010 hingga 29 Januari 2011 (Senin-Jum’at)
Contact Person
Oscar (085347030851)
Suriana (085247580780)
10 Januari 2011
1 Tugas, 3 Makul
Lah, kok bisa??? Ya tentu saja bisa donkz, namanya aja dunia perkuliahan. Apa sih yang gak mungkin di jaman secanggih sekarang ini. Nah, kenapa bisa ada satu tugas untuk tiga mata kuliah. Tugas apa sih emangnya???
Nah ini dia, tugasnya tuh buat Research Proposal lengkap dengan emblem-emblemnya yang bla bla bla. Ada halaman judul, halaman pengesahan, daftar tabel kalo emang dalam proposalnya ada tabelnya. Wah repot deh pokoke nih tugas. Untungnya Cuma satu aj, kalo masing-masing mata kuliahnya tugasnya beda-beda bisa gempor nih badan ngerjainnya. Cuape deh. Ternyata saya harus menarik lagi ucapan yang sempat saya tuangkan dalam gelas kemarin, dalam postingan saya sebelumnya. Semua mata kuliah saya ternyata menyumbangkan tugas2 yang menumpuk rupanya. Grammar, yang kemarin saya bilang gak ada tugas, eh malah disuruh ngerangkum buku sebanyak 2 bab. Wah, dikumpul pas uas lagi, uas mulai tanggal 10 januari. Nih udah tanggal berapa buuu, kenape belum dibuat-buat tuh tugas-tugas. Sempat-sempatnya tulis postingan tuh nah, tanggal berapa nih, nah, tanggal 10 udah nih ngokngok. Sibuk-sibuk-sibuk. Selain kuliah, bukannya sombong sih, gue juga ketua umum dari UKM-Pers. Buletin terbit tiap 2 minggu sekali, nih harusnya hari ini udah terbit sih. Tapi baru selesai pagi ini ngeditnya, tinggal di print aj. Urusan ngeprint sih bukan urusan gue. Cape nih bos mau istirahat dulu. Hahaha. Bos gak bener nih.
Nah ini dia, tugasnya tuh buat Research Proposal lengkap dengan emblem-emblemnya yang bla bla bla. Ada halaman judul, halaman pengesahan, daftar tabel kalo emang dalam proposalnya ada tabelnya. Wah repot deh pokoke nih tugas. Untungnya Cuma satu aj, kalo masing-masing mata kuliahnya tugasnya beda-beda bisa gempor nih badan ngerjainnya. Cuape deh. Ternyata saya harus menarik lagi ucapan yang sempat saya tuangkan dalam gelas kemarin, dalam postingan saya sebelumnya. Semua mata kuliah saya ternyata menyumbangkan tugas2 yang menumpuk rupanya. Grammar, yang kemarin saya bilang gak ada tugas, eh malah disuruh ngerangkum buku sebanyak 2 bab. Wah, dikumpul pas uas lagi, uas mulai tanggal 10 januari. Nih udah tanggal berapa buuu, kenape belum dibuat-buat tuh tugas-tugas. Sempat-sempatnya tulis postingan tuh nah, tanggal berapa nih, nah, tanggal 10 udah nih ngokngok. Sibuk-sibuk-sibuk. Selain kuliah, bukannya sombong sih, gue juga ketua umum dari UKM-Pers. Buletin terbit tiap 2 minggu sekali, nih harusnya hari ini udah terbit sih. Tapi baru selesai pagi ini ngeditnya, tinggal di print aj. Urusan ngeprint sih bukan urusan gue. Cape nih bos mau istirahat dulu. Hahaha. Bos gak bener nih.
23 Desember 2010
Duniaku hari ini, My Lifes Today
09.30 23 Desember 2010
Waahhh, kacau hidup gue banget hari ini. Ngerjain tugas yang menumpuk kayak sampah di TPA Aki Balak aja. Semua mata kuliah dari semester ini seperti Research, Discourse Analysis, Speaking 3, Computer Literacy, Seminar Pendidikan, Intro to Thesis Writing, dan Second Language Acquisition turut menyumbang tugas yang semakin membuatku GILA!!!!! Hanya mata kuliah Grammar 3 saja yang tidak menambah beban kuliahku di semester 7.
Niatnya sih pada tanggal 22 desember mau ngerjain tugas Intro Thesis Writing, tugasnya sih simpel aja. Hanya membuat outline dari sebuah skripsi. Meskipun hanya outline, judul skripsi yang akan dibuat juga gak bisa sembarangan. Toh kalau mau diseriusin, tugas yang hanya outline ini bisa dikembangkan menjadi skripsi utuh.
Seperti biasa, dalam mengerjakan tugas itu mahasiswa selalu menggunakan jurus CEPE’ kata pak muslimin kanafi. Tau cepe’ tu apa??? Copy Paste bah katanya. Tusuk flash, connect, buka deh Mbah Google yang paling informatif. Kasi masuk deh keyword, “Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Menengah Umum dalam Berbahasa Inggris”. Itu sih judul paling sederhana untuk sebuah skripsi yang tidak dibuat dengan serius. Hanya untuk memenuhi tugas kuliah aja kan.
Dapat artikelnya, langsung deh cepe’ no jutsu digunakan. Nah, satu tugas udah selesai. Gak terasa kalo udah jam 1 tengah malam, weehhh ternyata uda tanggal 23 desember. Padahal ngerjain tugasnya dari jam 9 tuh. Ngenet kalo gak buka pesbuk kan gak pooolllll rasanya. Begitu deh jadinya, banyak buka pesbuk daripada cari tugas kuliah itu.
Rencana berikutnya mau ngerjain tugas Second Language Acquisition sih, langsung deh ketik keywordnya “Learning Strategies”. Begitu liat hasil searchnya gak memuaskan, tanpa pikir panjang langsung gue tutup aja tab googlenya.
Liat lagi deh pesbuk gue yang kueyen buanget itu Yosta De Schizophrenia. Status pertama yaitu, “saatnya berubah malam ini”. Menjadi manusia yang iseng “naJAILbillah” (naudzubillah). Korban utama sih pasti teman2 yang juga sedang ngerjain tugas yang sama. Kasi jatuh mental dengan komen status “Chiyeee ud selesai eh dy punya tugas, boreraaa....” langsung puanas tuh teman gue “asseeemmmmm, bru bab1 Tau yg slsai”. Hahaha, kena deh dia gue isengin.
Korban berikutnya sohib gue yang baru sore tadi kasi masuk berkas PPL-nya, namun uda dapat warning coz ada mata kuliah wajib yang harus dituntaskan. Saking frustasinya, statusnya “butuh sedikit motivation, telpon chyank dlu ah”. Langsung deh dikoment “chiyeeee, uda punya cewek dia eh...boreraaaa”. gak lama ada tuh benda berwarna merah di bagian pemberitahuan. Gua klik, Nana Alfian Anggara mengomentari status Ssi Iwan. Jiiaaahhh, malah kakaknya yang bales. Isi komentnya “kalo belum dikenalin belum sah itu”. Hahaha, kasiman deh loh iwan. Harus dikenali dulu ma keluarganya kalo mau direstui tuh ceweknya.
Korban yang terakhir sih cewek gaze yang menyebut dirinya J-RockStar Samarinda. Gimana gak gaze, akun pesbuk aja ada tiga. Untuk apa coba akun banyak2??? Mau komen2an dgn msing2 akun??? Ada2 aja dah. Gue kan tulis status “nonton one pieceEEEE!!!!!” dia komen “baca SLA tuh nah”. Kemudian lanjut deh saling balas komen dan sempat terhenti karena dia tulis “mbabi”. Dari sore itu terus yang dia bilang. Gue balas deh “mudah2n keterusan sampe besok pas presentasi tuh mbabi”. Terus terus terus kena dia, gue sih orangnya cuek buebek abis. Kalo teman2 komen satus gue, gak pernah gue tanggepin. Nah ini gue status komen gue sampe 32 komentar tuh di status gue. Dia bingung, ini pasti bukan yosta kan tulisnya. Gue bales aja, ini yosta. Kena deh dia, dia pikir, dia yang paling hebat. Loh, kok jadi lagunya sherina sih. Dia pikir teman gue yang balas koment-komentnya. Maklum, kemaren2 pesbuk gue selalu dikerjain ma teman2 gue, login dengan akun gue en nulis status yang enggak-enggak.
Pas uda bosan ngerjain orang, mata gue tertuju pada sebuah judul iklan VivaNews.com dengan gambar Cristian Gonzales. So pasti gue klik aja tuh, langsung deh meluncur ke forum vivanews. Banyak tuh yang dibahas, mulai dari rakyat dukung malaysia klaim nurdin halid, malaysia mengklaim Irfan Bachdim, malaysia akan naturalisasi pemain sekelas Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi (sombong banget).
Keasikan baca2 artikel itu, lagi2 gak terasa kalo uda jam setengah 2 (1.30). malah dapat blog yang postingannya lucu2. Lanjut deh baca2 lagi sampe jam 4. Uda suntuk banget tuh jadinya berjam-jam baca postingan sambil cekikikan sendiri tengah malam. Status pesbuk gue pun berisi potongan kata dari postingan2 yang gue baca. Bosan, boring, suntuk, jenuh (sebetulnya sih sama aja tuh makna kata2nya). Jam setengah 4 gue sms pacara gue, “yank, uda bangun blum...papah mau nelpon nih”. Gak ada balesan, gue telpon aja deh. Gak diangkat, berarti masih tidur. Gue tidur aja lah daripada uda gak ada yang dikerjakan.
Sebelum tidur, setel alarm di hp nexian gue jam 8 coz kuliah jam 9.45. Takut ketiduran jadinya pasang alarm tuk jaga2. Paginya gue gak nyangka kalo yang bangunin gue pagi2 tuh bukan bunyi alarm tadi, tapi bunyi sms hp gue yang nokia 6020 “you have one message yosta” dengan suara robot jam 7.53. Gue pikir sih paling teman gue yang biasa jemput gue gitu, gak taunya malah dari chayank dita. Isi pesannya “yank telpon lagi donk”, langsung aja gue telpon meskipun mata masih agak ketutup. Halooo, napa yank bilangnya, gue bilang aja kangeeennn, dengan nada yang mengantuk-ngantuk karena masih setengah tidur. Terus deh berlanjut lanjut lanjut telponannya. Gue tanya kapan dia kesini (gue pacaran jarak jauh ma dia), dia bilang bulan januari atau gak februari. Langsung deh senyum terpancar dari bibir gue mengalahkan pancaran sinar mentari (lebaaayyyy banget). Ada harapan bakal ketemu ma dia yang uda lama ditunggu2 kehadirannya. Sambil liat jam nih nelponnya coz takut keasikan nelpon, tau2 uda jam 8.30. bisa telat nih kalo gak mandi sekarang. Ijin deh ma chayank kalo mau mandi mau siap2 kuliah. Dia malah bilang gak usah kuliah, dasar mamah chayankku nih suka becanda kayak gitu.
Langsung aja pergi mandi, cepat2 secepat Valentino rossi. Selesai mandi pake pakaian kasi masuk laptop dalam tas, en tiitttt tiiittt pas nih teman gue uda datang. Nyokap kasi uang 450rb buat bayar uang PPL plus 20rb buat uang saku.
Sebelum kekampus singgah dulu tempat pacarnya teman gue nih, dia mau ngeprint tugas yang tadi malam dikerjain tuh sampe subuh. Sedangkan gue entar2 aja ngeprintnya toh mata kuliahnya yang terakhir kok (pikiran orang yang selalu ngeremehin sesuatu, hohoho). Chau dari selesai ngeprint, samoe kampus, parkir motor, naek ke lantai 2 FKIP UBT ternyata belum masuk toh mata kuliah Seminar pendidikan. Sesuai jadwal, gak lama masuk tuh mata kuliahnya dengan dosen yang udah siap didalam kelas. Ada 2 grup yang presentasi hari ini, dan dua-duanya tak kuhiraukan. Lagi asik bekesah ma teman disebelah en stres mikirin topik yang harus disampaikan saat mata kuliah Second Language Acquisiton nanti. Selesai jam Seminar Pendidikan, masuklah dosen SLA dikelas yang sama. Langsung kelompok yang akan presentasi duduk dimeja bagian depan. Gue duduk paling pojok coz paling dekat dengan tempat duduk gue sebelum maju tadi.
Presentasi pun dibuka oleh moderator, speaker pun satu persatu dipersilakan untuk menjelaskan topiknya (gue dapat bagian akhir, jadi yang terakhir yang menjelaskan), tibalah giliran Muhammad Yosta Novthami dengan NPM 07601010025 untuk menjelaskan tentang “Learning Strategies”. Dengan sedkit kuatir dan gugup, gue mampu menjelaskan topik gue dengan baik dan benar. Hahaha, tertawa puas rasanya. Sesi pertanyaan pun dibuka dengan dua pertanyaan saja (biar gak banyak makan waktu). Selesai presentasi, giliran kelompok berikutnya yang presentasi. Cuekin aja toh gue udah maju kok, hehehe. Selesai presentasi, dosen pun mengumumkan nama2 yang kurang aktif dalam presentasi. Yang namanya disebut akan ujian dengan dosen secara face to face. Alhamdulillah nama gue gak disebutkan, meskipun pada presentasi kelompok lain gue hanya diam saja, tapi pada presentasi sebelum-sebelumnya gue cukup aktif dengan mengajukan pertanyaan pada setiap kelompok yang presentasi.
Kalau kalian mau dapat nilai bagus, aktiflah dalam setiap presentasi dengan mengajukan pertanyaan. Tanyalah dengan bobot yang bagus, jangan pertanyaan yang sudah ada jawabannya malah ditanyain.
Selesai SLA, gue rencananya sih mau ngeprint KHS gue tuk melengkapi berkas2 PPL gue. Habis ngeprint lanjut makan bareng teman, tapi ada teman yang mau poto dulu 3x4 dulu sebelum makan. Terpaksa deh temanin dulu baru pergi makan.
Sumpreeetttt, lama banget nunggu hasil potonya tuh jadi mana cacing di perut udah pada konser rock semua lagi kepanasan pula. Lengkap udah penderitaan. Mau 30 menit tuh nunggu potonya akhirnya jadi juga. Langsung aja pergi ke MANDOR, warung makan dengan menu utama nasi lalap. Ambil tempat duduk, pesan makanan, ngoborl2 sejenak, makan datang, langsung dilahap, Minuman datang, langsung dibantai tuh sampe sisa setengah. Haus banget seharian gak makan ditambah dengan cuaca yang terik sekali membuat dehidrasi berat. Udah kenyang habis makan, pergi kekampus mau ngumpulin berkas PPL ma mau masuk kuliah. Sampai dikampus, tempat pertama yang dituju adalah kantor UPT tempat berkas dikumpulkan, tempat kedua kelas microteaching dengan mata kuliah Intro to Thesis Writing. Pas masuk, teman2 pada bilang “udah mau selesai yos”. Dengan cueknya gue terus aja masuk dan duduk paling depan. Selang 15 menit kuliah selesai dengan tambahan tugas baru (tugas mulu deh). Biasanya sih habis kuliah langsung pulang, tapi ada sedikit masalah dengan teman yang berkas PPLnya bermasalah. Harus temanin dia negosiasi dengan dosen, masalah sedikit terpecahkan dengan catatan ada surat rekomendasi dari kaprodi. Iseng2, temanin dosen yang sedang sibuk membagi penempatan mahasiswa yang akan PPL ke skolah2. Gak taunya malah gue dan teman saya yang mengatur pembagiannya dan dosennya yang mengetik. Hahaha...
Urusan selesai dengan dunia kampus, beranjaklah kami pulang kerumah masing2. Yang jelas gue diantar dulu kermuah gue, baru teman gue pulang kerumahnya. Pulang, makan, gak mandi udah tuh kalo pulang sore, nonton naruto en one piece, buka laptop, menulis cerita ini en online lagi deh seperti biasa.
Waahhh, kacau hidup gue banget hari ini. Ngerjain tugas yang menumpuk kayak sampah di TPA Aki Balak aja. Semua mata kuliah dari semester ini seperti Research, Discourse Analysis, Speaking 3, Computer Literacy, Seminar Pendidikan, Intro to Thesis Writing, dan Second Language Acquisition turut menyumbang tugas yang semakin membuatku GILA!!!!! Hanya mata kuliah Grammar 3 saja yang tidak menambah beban kuliahku di semester 7.
Niatnya sih pada tanggal 22 desember mau ngerjain tugas Intro Thesis Writing, tugasnya sih simpel aja. Hanya membuat outline dari sebuah skripsi. Meskipun hanya outline, judul skripsi yang akan dibuat juga gak bisa sembarangan. Toh kalau mau diseriusin, tugas yang hanya outline ini bisa dikembangkan menjadi skripsi utuh.
Seperti biasa, dalam mengerjakan tugas itu mahasiswa selalu menggunakan jurus CEPE’ kata pak muslimin kanafi. Tau cepe’ tu apa??? Copy Paste bah katanya. Tusuk flash, connect, buka deh Mbah Google yang paling informatif. Kasi masuk deh keyword, “Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Menengah Umum dalam Berbahasa Inggris”. Itu sih judul paling sederhana untuk sebuah skripsi yang tidak dibuat dengan serius. Hanya untuk memenuhi tugas kuliah aja kan.
Dapat artikelnya, langsung deh cepe’ no jutsu digunakan. Nah, satu tugas udah selesai. Gak terasa kalo udah jam 1 tengah malam, weehhh ternyata uda tanggal 23 desember. Padahal ngerjain tugasnya dari jam 9 tuh. Ngenet kalo gak buka pesbuk kan gak pooolllll rasanya. Begitu deh jadinya, banyak buka pesbuk daripada cari tugas kuliah itu.
Rencana berikutnya mau ngerjain tugas Second Language Acquisition sih, langsung deh ketik keywordnya “Learning Strategies”. Begitu liat hasil searchnya gak memuaskan, tanpa pikir panjang langsung gue tutup aja tab googlenya.
Liat lagi deh pesbuk gue yang kueyen buanget itu Yosta De Schizophrenia. Status pertama yaitu, “saatnya berubah malam ini”. Menjadi manusia yang iseng “naJAILbillah” (naudzubillah). Korban utama sih pasti teman2 yang juga sedang ngerjain tugas yang sama. Kasi jatuh mental dengan komen status “Chiyeee ud selesai eh dy punya tugas, boreraaa....” langsung puanas tuh teman gue “asseeemmmmm, bru bab1 Tau yg slsai”. Hahaha, kena deh dia gue isengin.
Korban berikutnya sohib gue yang baru sore tadi kasi masuk berkas PPL-nya, namun uda dapat warning coz ada mata kuliah wajib yang harus dituntaskan. Saking frustasinya, statusnya “butuh sedikit motivation, telpon chyank dlu ah”. Langsung deh dikoment “chiyeeee, uda punya cewek dia eh...boreraaaa”. gak lama ada tuh benda berwarna merah di bagian pemberitahuan. Gua klik, Nana Alfian Anggara mengomentari status Ssi Iwan. Jiiaaahhh, malah kakaknya yang bales. Isi komentnya “kalo belum dikenalin belum sah itu”. Hahaha, kasiman deh loh iwan. Harus dikenali dulu ma keluarganya kalo mau direstui tuh ceweknya.
Korban yang terakhir sih cewek gaze yang menyebut dirinya J-RockStar Samarinda. Gimana gak gaze, akun pesbuk aja ada tiga. Untuk apa coba akun banyak2??? Mau komen2an dgn msing2 akun??? Ada2 aja dah. Gue kan tulis status “nonton one pieceEEEE!!!!!” dia komen “baca SLA tuh nah”. Kemudian lanjut deh saling balas komen dan sempat terhenti karena dia tulis “mbabi”. Dari sore itu terus yang dia bilang. Gue balas deh “mudah2n keterusan sampe besok pas presentasi tuh mbabi”. Terus terus terus kena dia, gue sih orangnya cuek buebek abis. Kalo teman2 komen satus gue, gak pernah gue tanggepin. Nah ini gue status komen gue sampe 32 komentar tuh di status gue. Dia bingung, ini pasti bukan yosta kan tulisnya. Gue bales aja, ini yosta. Kena deh dia, dia pikir, dia yang paling hebat. Loh, kok jadi lagunya sherina sih. Dia pikir teman gue yang balas koment-komentnya. Maklum, kemaren2 pesbuk gue selalu dikerjain ma teman2 gue, login dengan akun gue en nulis status yang enggak-enggak.
Pas uda bosan ngerjain orang, mata gue tertuju pada sebuah judul iklan VivaNews.com dengan gambar Cristian Gonzales. So pasti gue klik aja tuh, langsung deh meluncur ke forum vivanews. Banyak tuh yang dibahas, mulai dari rakyat dukung malaysia klaim nurdin halid, malaysia mengklaim Irfan Bachdim, malaysia akan naturalisasi pemain sekelas Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi (sombong banget).
Keasikan baca2 artikel itu, lagi2 gak terasa kalo uda jam setengah 2 (1.30). malah dapat blog yang postingannya lucu2. Lanjut deh baca2 lagi sampe jam 4. Uda suntuk banget tuh jadinya berjam-jam baca postingan sambil cekikikan sendiri tengah malam. Status pesbuk gue pun berisi potongan kata dari postingan2 yang gue baca. Bosan, boring, suntuk, jenuh (sebetulnya sih sama aja tuh makna kata2nya). Jam setengah 4 gue sms pacara gue, “yank, uda bangun blum...papah mau nelpon nih”. Gak ada balesan, gue telpon aja deh. Gak diangkat, berarti masih tidur. Gue tidur aja lah daripada uda gak ada yang dikerjakan.
Sebelum tidur, setel alarm di hp nexian gue jam 8 coz kuliah jam 9.45. Takut ketiduran jadinya pasang alarm tuk jaga2. Paginya gue gak nyangka kalo yang bangunin gue pagi2 tuh bukan bunyi alarm tadi, tapi bunyi sms hp gue yang nokia 6020 “you have one message yosta” dengan suara robot jam 7.53. Gue pikir sih paling teman gue yang biasa jemput gue gitu, gak taunya malah dari chayank dita. Isi pesannya “yank telpon lagi donk”, langsung aja gue telpon meskipun mata masih agak ketutup. Halooo, napa yank bilangnya, gue bilang aja kangeeennn, dengan nada yang mengantuk-ngantuk karena masih setengah tidur. Terus deh berlanjut lanjut lanjut telponannya. Gue tanya kapan dia kesini (gue pacaran jarak jauh ma dia), dia bilang bulan januari atau gak februari. Langsung deh senyum terpancar dari bibir gue mengalahkan pancaran sinar mentari (lebaaayyyy banget). Ada harapan bakal ketemu ma dia yang uda lama ditunggu2 kehadirannya. Sambil liat jam nih nelponnya coz takut keasikan nelpon, tau2 uda jam 8.30. bisa telat nih kalo gak mandi sekarang. Ijin deh ma chayank kalo mau mandi mau siap2 kuliah. Dia malah bilang gak usah kuliah, dasar mamah chayankku nih suka becanda kayak gitu.
Langsung aja pergi mandi, cepat2 secepat Valentino rossi. Selesai mandi pake pakaian kasi masuk laptop dalam tas, en tiitttt tiiittt pas nih teman gue uda datang. Nyokap kasi uang 450rb buat bayar uang PPL plus 20rb buat uang saku.
Sebelum kekampus singgah dulu tempat pacarnya teman gue nih, dia mau ngeprint tugas yang tadi malam dikerjain tuh sampe subuh. Sedangkan gue entar2 aja ngeprintnya toh mata kuliahnya yang terakhir kok (pikiran orang yang selalu ngeremehin sesuatu, hohoho). Chau dari selesai ngeprint, samoe kampus, parkir motor, naek ke lantai 2 FKIP UBT ternyata belum masuk toh mata kuliah Seminar pendidikan. Sesuai jadwal, gak lama masuk tuh mata kuliahnya dengan dosen yang udah siap didalam kelas. Ada 2 grup yang presentasi hari ini, dan dua-duanya tak kuhiraukan. Lagi asik bekesah ma teman disebelah en stres mikirin topik yang harus disampaikan saat mata kuliah Second Language Acquisiton nanti. Selesai jam Seminar Pendidikan, masuklah dosen SLA dikelas yang sama. Langsung kelompok yang akan presentasi duduk dimeja bagian depan. Gue duduk paling pojok coz paling dekat dengan tempat duduk gue sebelum maju tadi.
Presentasi pun dibuka oleh moderator, speaker pun satu persatu dipersilakan untuk menjelaskan topiknya (gue dapat bagian akhir, jadi yang terakhir yang menjelaskan), tibalah giliran Muhammad Yosta Novthami dengan NPM 07601010025 untuk menjelaskan tentang “Learning Strategies”. Dengan sedkit kuatir dan gugup, gue mampu menjelaskan topik gue dengan baik dan benar. Hahaha, tertawa puas rasanya. Sesi pertanyaan pun dibuka dengan dua pertanyaan saja (biar gak banyak makan waktu). Selesai presentasi, giliran kelompok berikutnya yang presentasi. Cuekin aja toh gue udah maju kok, hehehe. Selesai presentasi, dosen pun mengumumkan nama2 yang kurang aktif dalam presentasi. Yang namanya disebut akan ujian dengan dosen secara face to face. Alhamdulillah nama gue gak disebutkan, meskipun pada presentasi kelompok lain gue hanya diam saja, tapi pada presentasi sebelum-sebelumnya gue cukup aktif dengan mengajukan pertanyaan pada setiap kelompok yang presentasi.
Kalau kalian mau dapat nilai bagus, aktiflah dalam setiap presentasi dengan mengajukan pertanyaan. Tanyalah dengan bobot yang bagus, jangan pertanyaan yang sudah ada jawabannya malah ditanyain.
Selesai SLA, gue rencananya sih mau ngeprint KHS gue tuk melengkapi berkas2 PPL gue. Habis ngeprint lanjut makan bareng teman, tapi ada teman yang mau poto dulu 3x4 dulu sebelum makan. Terpaksa deh temanin dulu baru pergi makan.
Sumpreeetttt, lama banget nunggu hasil potonya tuh jadi mana cacing di perut udah pada konser rock semua lagi kepanasan pula. Lengkap udah penderitaan. Mau 30 menit tuh nunggu potonya akhirnya jadi juga. Langsung aja pergi ke MANDOR, warung makan dengan menu utama nasi lalap. Ambil tempat duduk, pesan makanan, ngoborl2 sejenak, makan datang, langsung dilahap, Minuman datang, langsung dibantai tuh sampe sisa setengah. Haus banget seharian gak makan ditambah dengan cuaca yang terik sekali membuat dehidrasi berat. Udah kenyang habis makan, pergi kekampus mau ngumpulin berkas PPL ma mau masuk kuliah. Sampai dikampus, tempat pertama yang dituju adalah kantor UPT tempat berkas dikumpulkan, tempat kedua kelas microteaching dengan mata kuliah Intro to Thesis Writing. Pas masuk, teman2 pada bilang “udah mau selesai yos”. Dengan cueknya gue terus aja masuk dan duduk paling depan. Selang 15 menit kuliah selesai dengan tambahan tugas baru (tugas mulu deh). Biasanya sih habis kuliah langsung pulang, tapi ada sedikit masalah dengan teman yang berkas PPLnya bermasalah. Harus temanin dia negosiasi dengan dosen, masalah sedikit terpecahkan dengan catatan ada surat rekomendasi dari kaprodi. Iseng2, temanin dosen yang sedang sibuk membagi penempatan mahasiswa yang akan PPL ke skolah2. Gak taunya malah gue dan teman saya yang mengatur pembagiannya dan dosennya yang mengetik. Hahaha...
Urusan selesai dengan dunia kampus, beranjaklah kami pulang kerumah masing2. Yang jelas gue diantar dulu kermuah gue, baru teman gue pulang kerumahnya. Pulang, makan, gak mandi udah tuh kalo pulang sore, nonton naruto en one piece, buka laptop, menulis cerita ini en online lagi deh seperti biasa.
22 Desember 2010
Perpustakaan, Sarana Pintar Buat Pintar
Judul opini diatas, merupakan sebuah slogan Perpustakaan. Slogan tersebut sering kita lihat di berbagai media. Sarana pintar buat pintar, merupakan sebuah kalimat yang terdiri dari beberapa suku kata, guna mempertegas maksud keberadaan sebuah lembaga yang bernama Perpustakaan.
Perpustakaan sendiri merupakan suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu, yang mengelola bahan – bahan pustaka, baik berupa buku – buku maupun bukan berupa buku (Nonbook Material), yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu, sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya (Wahyu Supianto, 2008)
Perpustakaan dan Pendidikan merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Perpustakaan berfungsi sebagai salah satu faktor yang mempercepat akselerasi transfer ilmu pengetahuan. Sedangkan pendidikan, merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran, atau dengan cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. Didalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional, pemerintah harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu secara relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan, sesuai dengan tuntunan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global.
Sebagai sebuah lembaga yang memberikan kontribusinya dalam bidang pendidikan, maka perpustakaan memiliki nilai – nilai pendidikan, edukatif dan ilmu pengetahuan. Orang yang mau membaca dan belajar, dapat memanfaatkan Perpustakaan sebaik – baiknya. Pendek kata, siapapun yang ingin pandai, menambah pengetahuan, keterampilan, dan wawasannya mesti belajar ( membaca), sementara itu, sumber membaca / belajar yang relatif lebih lengkap dan secara konferhensif tersedia adalah Perpustakaan.( Sutarno, 2008 ).
Bila melihat tujuan dari didirikannya sebuah Perpustakaan, akan tampak begitu besar manfaat yang dapat diambil. Adapun beberapa tujuan tersebut yaitu :
1. Menimbulkan rasa cinta untuk membaca.
2. Memperluas dan memperdalam penguasaan ilmu pengetahuan.
3. Mengembangkan kemampuan belajar.
4. Membantu mengembangkan kemampuan bahasa dan daya pikir.
5. Pemeliharaan bahan pustaka secara baik.
6. Memberikan kemudahan temu kembali informasi.
7. Menunjang kegiatan belajar mengajar.
8. Tempat rujukan untuk mencari informasi, guna pembuatan karya ilmiah maupun penelitian.
Bila ditinjau dari sisi pandang yang lebih luas, maka peran perpustakaan bertindak sebagai agen perubahan, pembangunan, dan teknologi. Perubahan selalu terjadi seiring dengan sifat manusia yang selalu ingin tahu, eksplore dan berbudaya. Oleh karena itulah perpustakaan mempunyai andil yang besar dalam proses maju mundurnya dunia pendidikan.
Tenaga Perpustakaan
Pengelolaan sebuah perpustakaan, apakah itu Perpustakaan Umum, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Perguruan Tinggi pasti harus ditunjang oleh tenaga – tenaga yang terampil. Ini merupakan sebuah konsekkuensi yang harus dipenuhi. Karena memang perpustakaan dibangun untuk dapat mencerdaskan masyarakat. Oleh sebab itu, seorang pengelola perpustakaan yang menjadi ujung tombak di perpustakaan, haruslah orang – orang yang benar – benar terlatih dan mempunyai keterampilan khusus.
Terlihat jelas dalam penerimaan CPNS tahun 2009 beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten yang ada di Bangka Belitung, hampir semuanya membuka formasi Pustakawan, baik tingkat Sarjana (S1) maupun Ahli Madya (D3). Seperti yang sudah dibayangkan, pelamarnya juga tidak banyak, hanya ada 2 atau 3 orang saja. Bahkan diakhir hari penuntupan lamaran, ada kabupaten yang masih kososng pelamaranya khususnya untuk tenaga Pustakawan. Ini menunjukkan tingkat kebutuhan Pustakawan di Bangka Belitung sangat tinggi.
Kenapa harus Pustakawan yang bekerja di Perpustakaan? Kenapa bukan sarjana lain saja? padahal kerjanya kan, hanya meminjamkan dan menyusun buku semata? dan ini tentu sangat mudah. Itulah anggapan sebagian dari masyarakat, terhadap tenaga perpustakaan. Sesungguhnya tidak demikian, pekerjaan yang ada di perpustakaan bukan hanya peminjaman dan penyusunan buku saja. Banyak pekerjaan lain diluar peminjaman dan penyusunan buku, seperti pengolahan koleksi pustaka, proses pembuatan kartu catalog, proses automasi bahan pustaka yang semuanya memerlukan keahlian khusus, dan ini hanya bisa dikerjakan oleh seorang Pustakawan.
Hal lain yang harus diperhatikan juga, seiring dengan kemajuan informasi yang begitu cepat perkembangannya, perpustakaan dituntut untuk lebih berkembang, untuk itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia ( SDM) yang memiliki daya pikir, kemampuan mengembangkan dan mempunyai gagasan untuk mengembangkan perpustakaan, bukan hanya sekedar menjadi pegawai pelengkap di sebuah Perpustakaan.
Sebuah perpustakaan sedapat mungkin merekrut, menempatkan setiap tenaga kerja, sesuai dengan kemampuan, dan keahlian ( the right man in the righ place). Karena memang segala sesuatunya mesti dimulai dari faktor manusia, mereka merupakan pemikir, penggerak, pelaksana dan sekaligus pengawas atas jalannya organisasi dalam mencapai tujuannya.
Hal lain yang perlu diingat adalah seorang pegawai perpustakaan bukanlah pegawai buangan, artinya bila ada pegawai yang tidak memiliki kemampuan apa – apa, lantas dia ditempatkan di perpustakaan, ini merupakan sikap yang salah dan harus dirubah.
Perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, sebagai pusat sumber pembelajaran, pusat kegiatan sosial, pusat kebudayaan bangsa dan pusat informasi, sangat membutuhkan dukungan dari berbagai macam komponen seperti pemerintah daerah maupun pimpinan lembaga dimana perpustakaan itu bernaung. Hal ini diperlukan agar sebuah Perpustakaan dapat menunjang program – program lembaga induknya. Jayalah Perpustakaan Indonesia.
(Tulisan ini pernah dipublikasikan Harian Pagi Bangka Pos Edisi Rabu tanggal 2 Desember 2009). Terdapat kesalahan nama pada saat publikasi, Tertulis nama Asyraf Suryadin seharusnya Muktamarudin Fahmi. Sudah diralat pada edisi Kamis tanggal 03 Desember 2009 )
Written By : Muktamarudin Fahmi, A.Md
PUSTAKAWAN UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
source by www.ubb.ac.id
Perpustakaan sendiri merupakan suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu, yang mengelola bahan – bahan pustaka, baik berupa buku – buku maupun bukan berupa buku (Nonbook Material), yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu, sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya (Wahyu Supianto, 2008)
Perpustakaan dan Pendidikan merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Perpustakaan berfungsi sebagai salah satu faktor yang mempercepat akselerasi transfer ilmu pengetahuan. Sedangkan pendidikan, merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran, atau dengan cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. Didalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional, pemerintah harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu secara relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan, sesuai dengan tuntunan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global.
Sebagai sebuah lembaga yang memberikan kontribusinya dalam bidang pendidikan, maka perpustakaan memiliki nilai – nilai pendidikan, edukatif dan ilmu pengetahuan. Orang yang mau membaca dan belajar, dapat memanfaatkan Perpustakaan sebaik – baiknya. Pendek kata, siapapun yang ingin pandai, menambah pengetahuan, keterampilan, dan wawasannya mesti belajar ( membaca), sementara itu, sumber membaca / belajar yang relatif lebih lengkap dan secara konferhensif tersedia adalah Perpustakaan.( Sutarno, 2008 ).
Bila melihat tujuan dari didirikannya sebuah Perpustakaan, akan tampak begitu besar manfaat yang dapat diambil. Adapun beberapa tujuan tersebut yaitu :
1. Menimbulkan rasa cinta untuk membaca.
2. Memperluas dan memperdalam penguasaan ilmu pengetahuan.
3. Mengembangkan kemampuan belajar.
4. Membantu mengembangkan kemampuan bahasa dan daya pikir.
5. Pemeliharaan bahan pustaka secara baik.
6. Memberikan kemudahan temu kembali informasi.
7. Menunjang kegiatan belajar mengajar.
8. Tempat rujukan untuk mencari informasi, guna pembuatan karya ilmiah maupun penelitian.
Bila ditinjau dari sisi pandang yang lebih luas, maka peran perpustakaan bertindak sebagai agen perubahan, pembangunan, dan teknologi. Perubahan selalu terjadi seiring dengan sifat manusia yang selalu ingin tahu, eksplore dan berbudaya. Oleh karena itulah perpustakaan mempunyai andil yang besar dalam proses maju mundurnya dunia pendidikan.
Tenaga Perpustakaan
Pengelolaan sebuah perpustakaan, apakah itu Perpustakaan Umum, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Perguruan Tinggi pasti harus ditunjang oleh tenaga – tenaga yang terampil. Ini merupakan sebuah konsekkuensi yang harus dipenuhi. Karena memang perpustakaan dibangun untuk dapat mencerdaskan masyarakat. Oleh sebab itu, seorang pengelola perpustakaan yang menjadi ujung tombak di perpustakaan, haruslah orang – orang yang benar – benar terlatih dan mempunyai keterampilan khusus.
Terlihat jelas dalam penerimaan CPNS tahun 2009 beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten yang ada di Bangka Belitung, hampir semuanya membuka formasi Pustakawan, baik tingkat Sarjana (S1) maupun Ahli Madya (D3). Seperti yang sudah dibayangkan, pelamarnya juga tidak banyak, hanya ada 2 atau 3 orang saja. Bahkan diakhir hari penuntupan lamaran, ada kabupaten yang masih kososng pelamaranya khususnya untuk tenaga Pustakawan. Ini menunjukkan tingkat kebutuhan Pustakawan di Bangka Belitung sangat tinggi.
Kenapa harus Pustakawan yang bekerja di Perpustakaan? Kenapa bukan sarjana lain saja? padahal kerjanya kan, hanya meminjamkan dan menyusun buku semata? dan ini tentu sangat mudah. Itulah anggapan sebagian dari masyarakat, terhadap tenaga perpustakaan. Sesungguhnya tidak demikian, pekerjaan yang ada di perpustakaan bukan hanya peminjaman dan penyusunan buku saja. Banyak pekerjaan lain diluar peminjaman dan penyusunan buku, seperti pengolahan koleksi pustaka, proses pembuatan kartu catalog, proses automasi bahan pustaka yang semuanya memerlukan keahlian khusus, dan ini hanya bisa dikerjakan oleh seorang Pustakawan.
Hal lain yang harus diperhatikan juga, seiring dengan kemajuan informasi yang begitu cepat perkembangannya, perpustakaan dituntut untuk lebih berkembang, untuk itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia ( SDM) yang memiliki daya pikir, kemampuan mengembangkan dan mempunyai gagasan untuk mengembangkan perpustakaan, bukan hanya sekedar menjadi pegawai pelengkap di sebuah Perpustakaan.
Sebuah perpustakaan sedapat mungkin merekrut, menempatkan setiap tenaga kerja, sesuai dengan kemampuan, dan keahlian ( the right man in the righ place). Karena memang segala sesuatunya mesti dimulai dari faktor manusia, mereka merupakan pemikir, penggerak, pelaksana dan sekaligus pengawas atas jalannya organisasi dalam mencapai tujuannya.
Hal lain yang perlu diingat adalah seorang pegawai perpustakaan bukanlah pegawai buangan, artinya bila ada pegawai yang tidak memiliki kemampuan apa – apa, lantas dia ditempatkan di perpustakaan, ini merupakan sikap yang salah dan harus dirubah.
Perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, sebagai pusat sumber pembelajaran, pusat kegiatan sosial, pusat kebudayaan bangsa dan pusat informasi, sangat membutuhkan dukungan dari berbagai macam komponen seperti pemerintah daerah maupun pimpinan lembaga dimana perpustakaan itu bernaung. Hal ini diperlukan agar sebuah Perpustakaan dapat menunjang program – program lembaga induknya. Jayalah Perpustakaan Indonesia.
(Tulisan ini pernah dipublikasikan Harian Pagi Bangka Pos Edisi Rabu tanggal 2 Desember 2009). Terdapat kesalahan nama pada saat publikasi, Tertulis nama Asyraf Suryadin seharusnya Muktamarudin Fahmi. Sudah diralat pada edisi Kamis tanggal 03 Desember 2009 )
Written By : Muktamarudin Fahmi, A.Md
PUSTAKAWAN UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
source by www.ubb.ac.id
Langganan:
Postingan (Atom)


